Sabtu, 17 Februari 2018

Keanekaragaman Hewan

Keanekaragaman Hewan (Avertebrata)

Secara garis besar jenis hewan dapat diklasifikasikan menjadi 2 kelompok,yaitu :
1.Avertebrata,yaitu hewan yang tak bertulang belakang (tak bertulang punggung).
2.Vertebrata
yaitu hewan yang bertulang belakang (bertulang belakang).

A.Hewan Tak Bertulang Belakang  (Avertebrata)
1.ciri-ciri Hewan Tak Bertulang Belakang
         Avertebrata atau golongan hewan tak bertulang belakang memiliki ciri-ciri sebagai berikut :
a.tidak memiliki tulang punggung
b.susunan sarafnya terletak dibagian bawah saluran pencernaan
c.berkembangbiak secara negative atau vegetative

2.Penggolongan Hewan Tak Bertulang Belakang
       Ada beberapa golongan hewan tak bertulang belakang.Berdasarkan ciri-ciri tubuhnya,maka hewan tak bertulang belakang digolongkan sebagai berikut :
a.Hewan bersel satu (Protozoa)
b.Hewan berpori (Porifera)
c.hewan berongga usus (Coelenterata)
d.cacing (vermes)
e.Hewan berkaki beruas-ruas (Arthropoda)
f.Hewan lunak (Mollucosa)
g.Hewan berkulit duri (Echinodermata)

Dari beberapa golongan hewan tersebut dibicarakan agak rinci sebagaimana berikut ini :
A.Hewan Bersel Satu (Protozoa)
          Pada umumnya golongan hewan bersel satu tidak dapat dilihat dengan mata telanjang melainkan harus menggunakan mikroskop.Karena itu hewan ini disebut mikroorganisme.Berkembangbiak secara tak kawin,yaitu dengan cara membelah diri.

Hewan bersel satu (Protozoa) dibagi menjadi empat kelas :
1.Hewan berkaki semu (rhizopoda)
Contoh :
-Entamoeba dysentriae
-Amoebab proteus
-Radiolaria
-Foraminifera

2.Hewan berbulu cambuk (Flagellata)
contoh :
-Euglena
-Trypanosoma

3.Hewan berbulu getar (Cilliata)
Contoh :
-Paramaecium
-Stentor
-Didinium

4.Hewan Berspora (Sporozoa)
Contoh :
-Plasmodium

B.Hewan Berpori (Porifera)
Ciri-ciri hewan berpori (porifera) adalah sebagai berikut :
1.Belum memiliki indera,saraf dan otot.
2.Tubuhnya terdiri dari sel yang jumlahnya banyak
3.Hidup secara berkoloni
4.Lingkungan yang disukai di perairan dangkal (laut)
5.Bentuknya seperti jambangan bunga atau gentong
6.Rangka tubuhnya terdiri atas bagian-bagian yang berbentuk jarum
7.Tubuhnya memiliki pori-pori yang sangat halus

Jenis-jenis Hewan berpori misalnya :
-Poterion
-Regadrella
-Euspongia
-Haliclona
-Scypha

C.Hewan Berongga Usus (Coelanterata)
Ciri-ciri hewan berongga usus adalah sebagai berikut :
1.Tubuhnya terdiri dari banyak sel yang telah membentuk jaringan
2.Didalam tubuhnya terdapat rongga semacam kantung yang berfungsi sebagai alat pencernaan
3.Bagian mulutnya dikelilingi tentakel yang berfungsi sebagai alat peraba dan penangkap makanan
4.Tidak memiliki kepala
5.Tidak memiliki anus
6.Memiliki sel jelatang yang kadang-kadang mengandung racun dan berfungsi untuk melumpuhkan mangsanya.
7.Hidup secara berkoloni dan soliter
8.Berkembangbiak secara seksual dan aseksual
9.Pada umumnya hidup di air asin yang dangkal

Kelompok hewan berongga usus memiliki dua wujud yaitu :
-Polip yaitu cara hidup yang menetap pada suatu tempat (hewan karang/koral)
-Medusa yaitu cara hidup yang melayang diperairan dan dapat berpindah-pindah tempat
Hewan golongan berongga usus dibedakan menjadi tiga kelas :
-Hydrozoa (misalnya hydra)
-Scyphzoa (misalnya ubur-ubur)
-anthozoa (misalnya mawar laut,akar bahar ,hewan karang)

D.Cacing (Vermes)
Berdasarkan bentuk tubuhnya dibedakan menjadi 3 yaitu :
1.Cacing Gilik (Nemathelmintes)
Cacing Gilik bentuknya bulat panjang dan meruncing pada bagian ujungnya.
Contoh :
-Cacing Kremi
-Cacing filarial
-Cacing akar

2.Cacing Gelang (Annelida)
Memiliki bentuk tubuh tersusun seperti gelang yang saling berkaitan (berhubungan).
Contoh :
-Cacing Tanah
-Cacing Wowo
-Cacing Palolo
-Lintah

3.Cacing Pipih (Platyhelminthes)
 Bentuk tubuh yang dimilikinya itu pipih dan tidak memiliki rongga badan.
Contoh :
-Cacing getar
-Cacing Hisap

E.Hewan bertubuh lunak (Mollusca)
Ciri-ciri hewan bertubuh lunak :
-Tubuhnya lunak dan umumnya terlindung oleh cangkang
-Tubuhnya lunak tapi tidak bercangkang tetapi mempunyai penguat tubuh (pada cumi-cumi)
-Hidup di perairan lautan dan tawar
-Bentuk tubuhnya simetri bilateral
-Tidak beruas-ruas
-Memiliki kepala
-Sistem pencernaanya sempurna
-Sistem peredaran darahnya lengkap
-Bernapas dengan insang atau paru-paru
-Berkembang biak dengan cara bertelor

Hewan bertubuh lunak dibagi menjadi 3 kelompok :
1.Kerang (Lamellibranchiata)
2.Cumi-cumi
3.Siput


Susunan Sel Makhluk Hidup

Susunan sel makhluk hidup
              Makhluk hidup terdiri dari gabungan sel.Dalam tubuh manusia terdapat berjuta-juta sel.Begitu pula pada jenis makhluk hidup lainnya,mulai yang terkecil sampai yang terbesar terdiri susunan sel-sel.Amoeba dan ganggang termasuk tumbuhan yang bersel satu.
             Ukuran sel berkisar antara 5-15 mikron.Dalam satu tetes darah manusia terdapat sekitar enam juta sel (darah).Bentuk sel darah manusia ialah bulat pipih  dan bagian tengahnya melekuk kedalam.Sedangkan sel pada lapisan terluar daun bentuknya pipih.
           Secara umum susunan atau struktur sel dibagi menjadi tiga bagian utama yaitu Selaput plasma,Sitoplasma,dan inti sel atau nucleus.
1.Selaput Plasma
        Selaput Plasma adalah selaput tipis,bersifat elastis,memiliki pori-pori dan bentuknya beragam.Fungsi selaput plasma ialah mengatur transportasi zat-zat dari satu sel ke sel lainnya.
2.Sitoplasma
       Sitoplasma adalah bagian terbesar dari sel dan menempati semua isi sel kecuali nucleus.Sitoplasma terdiri dari air di dalamnya terdapat protein,karbohidrat,lemak,pigmen(zat warna).Kristal-kristal kecil dari zat organik dan zat-zat hasil ekstraksi.
Ornagel adalah susunan halus yang terdapat dalam sitoplasma.Karena bentuknya yang sangat halus maka ia hanya bisa dilihat dengan menggunakan mikroskop berukuran 1000 kali.Yang termasuk organel antara lain :
a.Mitokondria yaitu susunan kecil yang berbentuk menyerupai cerutu.Berfungsi sebagai pemedah glukosa untuk mendapatkan energy ketika dalam pernapasan menggunakan oksigen.
b.Lisosom yaitu organel yang berfungsi menghasilkan enzim-enzim untuk mencerna makanan.
c.Ribosom yaitu organel yang terletak disepanjang retikulum endoplasma dan berfungsi sebagai tempat sintetis protein.
d.Badan Golgi yaitu jaringan yang tak teratur dan berperan dalam ekstraksi sel.
e.Sentrosom yaitu organel yang berada dekat inti sel dan berfungsi sebagai pembantu dalam pembelahan sel.
f.Plastida yaitu organel yang berada dalam jaringan tumbuhan disebut butir pembawa zat warna.Fungsinya mengubah gas karbondioksida dan air menjadi air gula dengan pengaruh sinar matahari.
g.Vakuola yaitu merupakan suatu rongga dalama sitoplasma.
3.Inti sel atau Nukleus
         Inti sel (nucleus) adalah suatu struktur sel yang berukuran lebih besar dan bentuknya menyerupai telor.Dalam suatu sel hanya terdapat satu inti sel saja.Fungsi inti sel ialah sebagai pusat pengendali semua kegiatan sel.
Inti sel atau nucleus terdiri atas komponen-komponen :
a.Selaput inti,yaitu selaput yang berfungsi untuk prmbungkus inti.
b.Cairan inti,yaitu cairan yang didalamnya tersebar butiran-butiran benang kromatin.

c.Kromatin yaitu suatu zat penentu sifat keturunan dan mengandung gen.

Rabu, 14 Februari 2018

Pengertian Makhluk Hidup

Pengertian Makhluk Hidup
Makhluk Hidup disebut juga organisme yang meliputi manusia,hewan dan tumbuhan serta jasad renik.Ilmu yang mempelajari seluk beluk makhluk hidup disebut biologi.
Ciri-ciri makhluk hidup
a.Dapat bergerak
Semua makhluk hidup dapat bergerak.Makhluk tak hidup tak dapat bergerak.Adanya gerakan makhluk hidup karena mendapat rangsangan dari dalam maupun dari luar.Reaksi jika mendapat rangsangan pada makhluk hidup disebut iritasbilitas.
_manusia dan hewan jelas terlihat pergerakannya
-pada tumbuhan pergerakannya lamban,misalnya kuncup-kuncup bunga bergerak ketika mekar,putri malu mengatupkan daunnya jika tersentuh.
b.Berkembang biak
Semua makhluk hidup dapat berkembang biak untuk mengembangkan keturunannya.Jika makhluk hidup tak mampu berkembangbiak maka suatu ketika akan punah.
-manusia berkembangbiak dengan cara melahirkan
-binatang sebagian berkembangbiak dengan cara melahirkan dan sebagian dengan cara bertelor.
-tumbuhan berkembangbiak dengan akar,memisahkan diri,tunas,biji dan lain sebagainya.
c.Membutuhkan makanan
Semua makhluk hidup membutuhkan makanan untuk mendapatkan energy (tenaga).Makanan bagi makhluk hidup berfungsi untuk :
-proses pertumbuhan
-mengganti bagian-bagian yang rusak
-menghasilkan energy (tenaga)untuk bergerak
-melakukan kegiatan hidup lainnya (untuk manusia)
Manusia dan binatang tidak dapat membuat makanan sendiri dari dalam tubuhnya.Sehingga bahan makanan diambil dari luar tubuhnya.Misalnya manusia makan nasi,kelinci makan rumput ,jamur makan batang padi,ular makan katak,elang makan tikus,dan lain sebagainya.
d.Bernapas (respirasi)
Semua makhluk hidup selalu bernapas.Bernapas ialah mengambil oksigen dari udara dan menggunakan didalam tubuh.Penggunaan oksigen di dalam tubuh disebut oksidasi.
-Manusia dan hewan darat bernapas menggunakan paru-paru
-binatang amfibi dan yang hidup di air bernapas menggunakan insang
-tumbuh-tumbuhan bernapas dengan stomata atau mulut daun.Stomata ialah pori-pori atau lubang kecil pada daun.
e.Mengeluarkan zat sisa (ekskresi)
Makhluk hidup membutuhkan makanan sebagai sumber energy.Makanan yang dibutuhkan tidak semuanya terpakai.Bagian yang tidak terpakai kemudian dibuang atau dikeluarkan.Zat-zat sisa makanan yang dibuang itu misalnya :
-sisa oksidasi berupa karbondioksida atau uap air
-sisa pertukaran zat dalam tubuh berupa air kencing dan keringat
f.Tumbuh menjadi besar

Semua makhluk hidup bersifat dinamis,artinya dapat tumbuh dan berkembang menjadi besar ukurannya.Manusia dan binatang ketika lahir ukuran tubuhnya masih kecil,semakin lama semakin tumbuh menjadi besar.Tumbuh-tumbuhan memulai hidupnya dengan bertunas,yang semakin lama semakin tinggi.

Pola Interaksi Organisme

POLA INTERAKSI ORGANISME

Pengertian
Antara organisme yang satu dengan lainnya dalam suatu ekosistem memiliki ketergantungan. Ketergantungan tersebut akan menimbulkan interaksi yaitu hubungan timbal balik. Adapun hubungan khusus yang terjalin di antara dua organisme yang berbeda jenis disebut ” simbiosis”. Sedangkan anggota persekutuan yang membentuk simbiosis disebut “simbion”. Berdasarkan sifat diuntungkan atau dirugikan antara kedua simbionnya,maka simbiosis dibedakan menjadi tiga, yaitu :
·      Simbiosis Mutualisme
·      Simbiosis Komensalisme
·      Simbiosis Parasitisme

1.     Simbiosis Mutualisme
Bentuk simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak (antara kedua simbion) disebut simbiosis mutualisme. Contoh simbion yang membentuk simbiosis mutualisme :
1)    Lebah dan Bunga
Lebah dan bunga adalah dua organisme yang menjalin hubungan simbiosis mutualisme. Keduanya saling membutuhkan dan tak ada yang merasa dirugikan. Pada saat tumbuhan berbunga,lebah-lebah hinggap dari bunga ke bunga lain. Tujuannya menghisap nectar yang akan diubah menjadi madu. Di saat lebah melakukan kegiatan maka serbuk sari bunga menempel pada bulu-bulu kaki serangga tersebut. Pada kesempatan lain kaki yang berserbuk itu menyentuh kepala putik.Maka terjadilah pembuahan pada bunga tersebut.Dari peristiwa itu antara lebah dan bunga saling beruntung. Lebah mendapatkan nectar dan bunga dibantu penyerbukannya (pembuahannya).
2)    Manusia dan Bakteri Usus Besar
Di dalam perut besar manusia terdapat bakteri yang tidak merugikan. Dalam jumlah normal justru akan menguntungkan manusia karena hidup dari sisa-sisa makanan yang tidak mampu kita cerna. Antara manusia dan bakteri usus besar tida ada yang dirugikan. Bakteri beruntung karena mendapatkan sisa makanan yang tidak dicerna.Sedangkan manusia merasa beruntung karena sisa makanan yang tidak mampu dicerna dimakan bakteri.

2.     Simbiosis Komensalisme
Simbiosis komensalisme ialah bentuk hubungan antara simbion yang berbeda jenis. Salah satu simbion merasa beruntung sedagkan simbion yang lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contohnya:
1)    Ikan hiu dengan Remora
Ikan remora adalah jenis ikan kecil yang seringkali menempel pada tubuh ikan hiu. Keberadaan ikan kecil itu tidak mengganggu dan juga tidak menguntungkan ikan hiu. Sedangkan ikan-ikan remora merasa beruntung karena mendapatkan sisa makanan dari ikan besar tersebut dan merasa terlindung dari musuh yang hendak memangsanya.
2)    Tumbuhan Anggrek dengan Ranting Pohon
Anggrek banyak yang hidup di puncak pohon-pohon besar. Keberadaan anggrek tersebut tak mengganggu. Pohon yang ditumpangi tidak dirugikan dan tidak pula diuntungkan. Meskipun tampaknya seperti parasite,tetapi sebenarnya anggrek mampu membuat makanan sendiri. Hubungan simbiosis ini berarti anggrek beruntung karena dapat menempel pada pohon sehingga mampu mendapatkan sinar matahari. Sedangkan pohon tak dirugikan atau diuntungkan.

3.     Simbiosis Parasitisme
Simbiosis Parasitisme ialah bentuk simbiosis yang menguntungkan salah satu simbionnya tetapi merugikan simbion lainnya.
§  Simbion yang mendapat keuntungan di sebut parasit
§  Simbion yang dirugikan disebut inang
§  Parasit yang berupa hewan pada tanaman budidaya disebut hama
Macam-macam jenis parasite,diantaranya:
1)    Parasit Sebagian (parasit fakultatif)
Benalu adalah tumbuhan parasite tetapi mampu berfotosintesis (membuat makanan sendiri) karena memiliki klorofil (zat hijau daun). Hanya ia tidak dapat mencari makanan sendiri. Airdan zat makanannya menghisap pada tumbuhan inangnya. Oleh sebab itu benalu disebut simbion parasite sebagian (parasit fakultatif).
2)    Parasit Sejati (Parasit Obligat)
Parasit sejati ialah bentuk simbion yang sama sekali mengisap inangnya. Contoh tumbuhan tali putri yang menempel pada beluntas atau tanaman pagar lainnya. Tapi putri malu tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri. Makanan dan segala sesuatunya diserap dari inangnya (tanaman yang ditempeli). Alat yang di pakai oleh tumbuhan tali putri dalam mengisap zat makanan dari inangnya di sebut haustoria. Alat ini masuk ke dalam tubuh inangnya.
3)    Parasit Pada Tanaman Budidaya
Pada tanaman budidaya juga seringkali terdapat parasite yang merugikan. Contohnya jamur-jamur yang menempel pada tanaman kentang. Jika tanaman terkena parasite, maka produksi pertanian jadi menurun. Parasit pada tumbuhan ada yang berupa hewan.Parasit berupa hewan di sebut hama,yaitu serangga-serangga pengganggu.
4)    Parasit  Pada Hewan dan Manusia
Parasit pada hewan dan manusia dapat dikelompokkan menjadi dua bagian :
v Endoparasit (parasite yang hidup di dalam tubuh inangnya). Contohnya: Cacing pita pada usus manusia, cacing hati, cacing perut, cacing kremi, plasmodium dan trypanosome.
v Ekstoparasit (parasit yang hidup di luar tubuh inangnya). Contohnya : Bermacam-macam kutu.




     













Sistem Pencernaan dan alat pencernaan

SISTEM PENCERNAAN DAN ALAT PENCERNAAN A.    Zat-zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh Guna makan bagi makhluk hidup : a.      Untuk per...