Rabu, 14 Februari 2018

Pola Interaksi Organisme

POLA INTERAKSI ORGANISME

Pengertian
Antara organisme yang satu dengan lainnya dalam suatu ekosistem memiliki ketergantungan. Ketergantungan tersebut akan menimbulkan interaksi yaitu hubungan timbal balik. Adapun hubungan khusus yang terjalin di antara dua organisme yang berbeda jenis disebut ” simbiosis”. Sedangkan anggota persekutuan yang membentuk simbiosis disebut “simbion”. Berdasarkan sifat diuntungkan atau dirugikan antara kedua simbionnya,maka simbiosis dibedakan menjadi tiga, yaitu :
·      Simbiosis Mutualisme
·      Simbiosis Komensalisme
·      Simbiosis Parasitisme

1.     Simbiosis Mutualisme
Bentuk simbiosis yang menguntungkan kedua belah pihak (antara kedua simbion) disebut simbiosis mutualisme. Contoh simbion yang membentuk simbiosis mutualisme :
1)    Lebah dan Bunga
Lebah dan bunga adalah dua organisme yang menjalin hubungan simbiosis mutualisme. Keduanya saling membutuhkan dan tak ada yang merasa dirugikan. Pada saat tumbuhan berbunga,lebah-lebah hinggap dari bunga ke bunga lain. Tujuannya menghisap nectar yang akan diubah menjadi madu. Di saat lebah melakukan kegiatan maka serbuk sari bunga menempel pada bulu-bulu kaki serangga tersebut. Pada kesempatan lain kaki yang berserbuk itu menyentuh kepala putik.Maka terjadilah pembuahan pada bunga tersebut.Dari peristiwa itu antara lebah dan bunga saling beruntung. Lebah mendapatkan nectar dan bunga dibantu penyerbukannya (pembuahannya).
2)    Manusia dan Bakteri Usus Besar
Di dalam perut besar manusia terdapat bakteri yang tidak merugikan. Dalam jumlah normal justru akan menguntungkan manusia karena hidup dari sisa-sisa makanan yang tidak mampu kita cerna. Antara manusia dan bakteri usus besar tida ada yang dirugikan. Bakteri beruntung karena mendapatkan sisa makanan yang tidak dicerna.Sedangkan manusia merasa beruntung karena sisa makanan yang tidak mampu dicerna dimakan bakteri.

2.     Simbiosis Komensalisme
Simbiosis komensalisme ialah bentuk hubungan antara simbion yang berbeda jenis. Salah satu simbion merasa beruntung sedagkan simbion yang lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan. Contohnya:
1)    Ikan hiu dengan Remora
Ikan remora adalah jenis ikan kecil yang seringkali menempel pada tubuh ikan hiu. Keberadaan ikan kecil itu tidak mengganggu dan juga tidak menguntungkan ikan hiu. Sedangkan ikan-ikan remora merasa beruntung karena mendapatkan sisa makanan dari ikan besar tersebut dan merasa terlindung dari musuh yang hendak memangsanya.
2)    Tumbuhan Anggrek dengan Ranting Pohon
Anggrek banyak yang hidup di puncak pohon-pohon besar. Keberadaan anggrek tersebut tak mengganggu. Pohon yang ditumpangi tidak dirugikan dan tidak pula diuntungkan. Meskipun tampaknya seperti parasite,tetapi sebenarnya anggrek mampu membuat makanan sendiri. Hubungan simbiosis ini berarti anggrek beruntung karena dapat menempel pada pohon sehingga mampu mendapatkan sinar matahari. Sedangkan pohon tak dirugikan atau diuntungkan.

3.     Simbiosis Parasitisme
Simbiosis Parasitisme ialah bentuk simbiosis yang menguntungkan salah satu simbionnya tetapi merugikan simbion lainnya.
§  Simbion yang mendapat keuntungan di sebut parasit
§  Simbion yang dirugikan disebut inang
§  Parasit yang berupa hewan pada tanaman budidaya disebut hama
Macam-macam jenis parasite,diantaranya:
1)    Parasit Sebagian (parasit fakultatif)
Benalu adalah tumbuhan parasite tetapi mampu berfotosintesis (membuat makanan sendiri) karena memiliki klorofil (zat hijau daun). Hanya ia tidak dapat mencari makanan sendiri. Airdan zat makanannya menghisap pada tumbuhan inangnya. Oleh sebab itu benalu disebut simbion parasite sebagian (parasit fakultatif).
2)    Parasit Sejati (Parasit Obligat)
Parasit sejati ialah bentuk simbion yang sama sekali mengisap inangnya. Contoh tumbuhan tali putri yang menempel pada beluntas atau tanaman pagar lainnya. Tapi putri malu tidak memiliki klorofil sehingga tidak dapat membuat makanan sendiri. Makanan dan segala sesuatunya diserap dari inangnya (tanaman yang ditempeli). Alat yang di pakai oleh tumbuhan tali putri dalam mengisap zat makanan dari inangnya di sebut haustoria. Alat ini masuk ke dalam tubuh inangnya.
3)    Parasit Pada Tanaman Budidaya
Pada tanaman budidaya juga seringkali terdapat parasite yang merugikan. Contohnya jamur-jamur yang menempel pada tanaman kentang. Jika tanaman terkena parasite, maka produksi pertanian jadi menurun. Parasit pada tumbuhan ada yang berupa hewan.Parasit berupa hewan di sebut hama,yaitu serangga-serangga pengganggu.
4)    Parasit  Pada Hewan dan Manusia
Parasit pada hewan dan manusia dapat dikelompokkan menjadi dua bagian :
v Endoparasit (parasite yang hidup di dalam tubuh inangnya). Contohnya: Cacing pita pada usus manusia, cacing hati, cacing perut, cacing kremi, plasmodium dan trypanosome.
v Ekstoparasit (parasit yang hidup di luar tubuh inangnya). Contohnya : Bermacam-macam kutu.




     













Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sistem Pencernaan dan alat pencernaan

SISTEM PENCERNAAN DAN ALAT PENCERNAAN A.    Zat-zat Makanan Yang Diperlukan Tubuh Guna makan bagi makhluk hidup : a.      Untuk per...